Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Kerja dan Halal Bihalal IAP Jawa Timur Periode 2026–2029 pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting sekaligus menandai awal dimulainya kepengurusan IAP Jawa Timur periode 2026–2029 dalam menjalankan amanah organisasi dan memperkuat peran profesi perencana di Jawa Timur.
Mengusung tema “Sinergi dalam Harmoni: Mengukuhkan Solidaritas dan Profesionalisme Perencana untuk Pembangunan Wilayah yang Strategis”, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus menyatukan visi, arah, dan komitmen kepengurusan baru dalam menjalankan program kerja organisasi selama satu periode ke depan.
Lokasi di El-Hotel Malang
Melalui Rapat Kerja, jajaran pengurus membahas dan menyelaraskan berbagai agenda serta program strategis yang akan menjadi landasan pelaksanaan kegiatan IAP Jawa Timur periode 2026–2029. Sinergi antarbidang, penguatan pelayanan kepada anggota, peningkatan kompetensi dan profesionalisme, pengembangan jejaring strategis, serta kontribusi terhadap isu-isu pembangunan wilayah dan kota menjadi bagian penting dalam arah kerja organisasi.
Pelaksanaan Halal Bihalal turut memperkuat semangat kebersamaan dan kekeluargaan di antara para pengurus dan anggota IAP Jawa Timur. Momentum ini diharapkan mampu membangun komunikasi dan kolaborasi yang semakin solid sebagai modal utama dalam menjalankan organisasi secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan.
Dengan dimulainya kepengurusan baru periode 2026–2029, IAP Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai wadah profesi perencana serta menjadi mitra strategis bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan wilayah dan kota yang strategis, berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Rapat Kerja dan Halal Bihalal ini menjadi langkah awal untuk membangun perjalanan kepengurusan yang harmonis, kolaboratif, dan produktif, dengan semangat sinergi, solidaritas, serta profesionalisme perencana untuk Jawa Timur yang lebih baik.
